Utopia The Social Dilemma

Jagat film memang selalu menghasilkan banyak kisah. Membawa kita dalam pemikiran dan perenungan panjang. Tentang mau dibawa kemana nilai kita sebagai manusia. Hari itu, rekomendasi Netflix membawa saya dalam satu film menarik. The Social Dilemma. Sebuah film yang berisi semi dokumenter dari orang-orang besar mantan pekerja Facebook, Twitter,Pinterest hingga Google.

Give Away Tas Thule sampai Vanguard

Tak terasa denting waktu membuat kita melakukan aktifitas tak seperti biasanya. Kita didekap rasa cemas, dihantui kegelesihan dan harapan yang entah kapan sembuh dan disembuhkan. Untuk itu, dalam rangka di rumah saja. Kami mengajak teman-teman untuk ikutan give away saya. Give away nya sederhana. Kalian mampi ke yotube saya lalu ninggalin komen dengan id instagram…

Dunia lain pada kabut pagi Ranca Upas

Setiap pagi adalah kisah manis dalam kehidupan. Dan bersyukurlah orang yang masih banyak menghabiskan waktu di alam. Karena barangkali di sanalah keping kedamaian dapat ditemukan. Tidak semua orang punya waktu banyak untuk bepergian lama. Semakin dewasa seseorang, kadang rantai tanggung jawab semakin kekang membelenggu kebebasan. Tak heran, wisata ke tempat yang indah namun dekat dari…

Go Green bareng Migo Ebike pertama di Indonesia

Alam sedang berduka. Namun pusaran manusia masih saja tak peduli dengan kebiasaan bodoh mereka. . . Minyak yang terbakar di jalanan seharusnya sudah bisa berganti menjadi kendaraan listrik penuh energi. Dan Migo semestinya bisa menjadi jawaban. Karena memeluk alam penuh cinta bukan soal teori semata, tapi bagaimana mengubah kebiasaan manusia saja. Beberapa minggu lalu setelah…

Sepenggal kisah perjalanan menuju Gigi Hiu Lampung

Kita adalah temu yang dipersatukan dalam tawa. Melengkapi kegilaan bersama. Walau akhirnya kesibukan masing-masing hanya bisa dirangkai dalam cerita. Satu Bulan sekali atau satu tahun sekali bersua. Barangkali..   Sejak Almarhum Cumi Lebay pulang. Intensitas pertemuan kita kini semakin jarang. Bagaimana tidak, para pejabat BUMN nomor wahid ini selalu dibutuhkan dalam mengambil keputusan penting tentang…

Ludruk Di Hati, Ludruk Sampai Mati

Selalu ada sudut pandang lain dalam kehidupan. Bagaimana seorang seniman telah menaruhkan hati, fisik dan pikiran tentang apa yang dia lakukan. Ludruk di dalam hati, Ludruk sampai mati. Pikiran saya rasanya dihantam oleh paku besar yang bernama ketidaktahuan. Hampir 6 tahun tinggal di kota ini. Rasanya saya sudah dengan baik mengenal sudut kotanya. Dari Wonokromo sampai…

Kabut Tebing Keraton dan Bandung yang tak pernah membosankan

Apa yang bisa dinikmati dari pagi, apakah kabut tipis yang membawamu dalam imajinasi. Atau senyum indah kekasih, yang sedang engkau tunggu namun tak kunjung kembali. Sejak era meledaknya popularitas Tebing Keraton, saya lebih memilih untuk tidak larut di dalamnya. Menunggu dengan tenang sampai para wisatawan itu tidak seramai dulu datang mengunjunginya, lalu saya akan kesana. Menikmatinya,…