Cinta Abadi Vanessa Dan Bibi

Nada kematian konon katanya begitu nyaring terdengar. Mengusik tangis tentang meninggalkan atau ditinggalkan.

Tapi begitulah hidup. Rangkaian langkah misteri yang tak pernah tahu berakhir dimana.

Saya tak pernah begitu tertarik melihat Vanessa Angel Dan Bibi. Tapi kabarnya seolah menancap dalam pikiran, terngiang dan terus ingin diutarakan.

Bagiku, kesedihan memang nyata. Kematian memang ada. Tapi kisah mereka begitu indah. Vanessa dan Bibi semestinya menjadi kisah romantis dalam kehidupan. Membuka tabir tentang menerima. Memberi rasa cinta dan mendapatkan kembali rasa kasih yang nyata. Soal keserasian, soal keharmonisan, dan melengkapi antar pasangan, saya mesti bilang mereka sempurna.

Lihatlah tentang kabar “80 juta” dalam kisah masa lalunya. Bagimana seorang lelaki yang mau menerima dan seorang wanita yang selalu layak dicintai entah bagaimana masa lalunya.

Mereka utuh dalam rasa. Berhasil menyatukan serpihan kisah. Kegelapan, kemarahan dan mungkin keputusasaan. Dirajut dalam benang harap, digenggam dalam keyakinan. Mengubah paradigma masyarakat yang terlalu mudah menilai.

Vanessa Angel dan Bibi adalah kisah cinta dari jutaan cerita indah. Bukan menua bersama, namun lebih dari itu.

Tentang dua manusia yang akhirnya mencapai akhir hayat bersama. Masih ingat dalam satu wawancara ada pertanyaan kepada bibi.

“Bi, Jika Vanesa meninggal apa yang kau lakukakan?”

Dia menjawab ya bunuh diri lah. Apa tujuan hidup aku. Walau entah terkesan bercanda atau tidak. Tapi jelas nyata, rasa cinta dan pengorbanan untuk mereka berdua sampai di titik ini adalah berkah.

Kau tahu, soal anak mereka mungkin banyak yang bilang menaruh iba. Tapi soal konsep rejeki siapa yang tahu? Kita tidak pernah tahu dari amalan mereka dan kisah cinta mereka akan membawa apa untuk “Gala”.

Bagiku kisah cinta Angel dan bibi itu indah. Mati bersama dalam cinta setelah mungkin selesai dalam lubang hitam masa lalu.

Maka karena umur tak bisa ditebak. Maka biarlah cinta mereka yang berbicara, kita yang hidup mengkonversinya lewat doa.

Selamat jalan Vanessa dan Bibi. Semoga tenang disana. Terima kasih untuk segala cinta dan cerita yang jadi pelajaran bagus kita semua.

Mungkin bukan lagi tentang menua bersama, tapi sampai akhir hayat berdua. Jalan berkah Tuhan begitu panjang, dan ada 1001 cara menujuNya

Semoga kita bisa dapat salah satu jalanNya

Tabik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.