Ulu Kasok, Raja Ampat Versi Riau

Kita adalah harap, saat semua orang menaruh percaya. Bila dengan manusia mulai tumbuh ragu, maka paling tidak taruhlah asa itu kepada doa untuk yang Maha.

Semoga-semoga asap segera pergi, dan udara Riau kembali segar, lalu benih pariwisata yang tumbuh kembali mekar.

IMG_2030

Pesawat saya sampai di Bandar Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim jauh sebelum asap tiba. Dari atas pesawat, sawit terlihat dimana-mana, namun saat itu langit masih biru, lalu lalang manusia dan wajahnya masih banyak riang. Dan Pekanbaru begitu menyenangkan, hingga kita mudah menyusun tempat untuk perjalanan,

Tujuan kami kala itu adalah Ulu Kasok. Beberapa orang menyebut Ulu Kasok adalah Raja Ampat dari Riau. Walau menurut saya berbeda, namun tempat ini memang pantas untuk menjadi cerita.

DCIM100MEDIADJI_0063.JPG

Ulu Kasok

Ulu Kasok sendiri terletak pada Koto Kampar Kabupaten Kampar Riau, tidak sulit menuju kesana. Karena sejatinya Ulu Kasok berawal dari penenggelaman suatu desa untuk Proyek PLTA. Namun karena desa tersebut terdapat beberapa perbukitan dan air tak mampu menenggelamkan seluruh kawasan, maka masih ada bukit-bukit yang timbul sehingga mirip Raja Ampat di Papua. Di sini, tidak ada air laut yang biru bahkan pasir putih. Namun pemandangan yang tersaji sangat indah dan memanjakan mata. Sebuah pesona tempat yang begitu menarik di Indonesia.

Untuk menuju Ulu Kasok, kalian bisa menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Pekanbaru. Saran saya sewalah mobil, agar lebih leluasa berjalan menuju kesana, selain itu setelah menuju Ulu Kasok, kalian juga bisa datang ke situs sejarah Candi Muara Takus, yang didaulat sebagai candi tertua di Tanah Air tercinta. Sehingga dalam perjalanan menuju ke sana kalian bisa mendapat dua tempat sekaligus untuk berwisata.

DCIM100MEDIADJI_0094.JPG

Candi Tikus

DCIM100MEDIADJI_0105.JPG

DCIM100MEDIADJI_0105.JPG

Fasilitas wisata Ulu Kasok juga cukup ramah untuk keluarga, seperti spot menara pandang yang bisa melihat Ulu Kasok dari ketinggian. Ada banyak titik wisata instagramable yang bisa kalian coba. Soal makanan pun jangan khawatir, banyak sekali orang berjualan di sana, sehingga kalian tidak perlu repot saat perut dilanda lapar berkepanjangan.

DCIM100MEDIADJI_0056.JPG

DCIM100MEDIADJI_0049.JPG

Satu yang menjadi catatan saya saat menuju ke Ulu Kasok adalah sawit yang hampir ada sepanjang rute perjalanan Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh. Sebuah pertanyaan yang dulu tumbuh untuk apa slogan keanekaragaman hayati jika tanaman sawit jadi monopoli di sana.

6 thoughts on “Ulu Kasok, Raja Ampat Versi Riau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.