Cerita dari Jayabakti, suku Bajo dengan kampung terpadat di dunia

Cerita-cerita indah selalu menghadirkan pantai dengan sunrise dan sunsetnya yang menawan. Begitu juga surga bawah laut yang menarik untuk diceritakan.

Tapi kadang mereka lupa, laut juga selalu punya kisah. Terutama dari mereka yang menghidupinya. Sebagai bentuk terbaik dari kehidupan, barangkali cerita suku Bajo ini pantas untuk diabadikan.

DCIM101MEDIADJI_0031.JPG

Drone View Kampung Bajo Jayabakti

Bau amis menyapa kami. Obrolan panjang semalam tentang kisah Bajo ini terngiang. Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan, akhirnya kami bertolak menuju kampung Jayabakti Kecamatan Pagimana sebagai Kampung terpadat di dunia. Dengan 1 rumah diisi bisa sampai 8 keluarga.

DCIM101MEDIADJI_0002.JPG

Disebut desa terpadat di Dunia karena dalam satu rumah bisa diisi 8 keluarga

Saya melihat sendiri bahwa kehidupan disana mungkin jauh dari mewah, tapi entah kenapa saya merasakan adanya harmoni.

Konon mereka percaya bahwa tidur sembari mendengar deburan ombak adalah hal terbaik dalam kehidupannya. Untuk itulah mereka tak mau hidup jauh dari laut. Barangkali peluk samudra membuatnya merasakan tenang dan kenyamanan itu mungkin jadi pandangan berbeda bagi orang luar sana yang selalu berpusat kepada harta, kemewahan dan statusnya.

DSC00095

Bentuk rumahnya seperti ini dengan beberapa keluarga didalamnya

DSC07599

 

Kampung Jayabakti membuatku bertanya dalam hati. Bagaimana kesehatan mereka? Bagaimana mereka bercinta, bagaimana pendidikan mereka? 

Terngiang di kepala bahwa itulah kehidupan, kadang kita memang harus memandang dari segala sisi. Dan saat menerbangkan drone untuk melihat segala sesuatu dari sudut berbeda. kulihat para bocah berdatangan. Batin saya pun terketuk, bahwa perjalanan memang memaknani nafas dan saya coba melakukannya.

DSC00099

Bocah Bajo

kupandangi mereka. Wajah cantik terpancar nyata, wajah tampan pun hadir secara alami. Tak ada komestik buatan, namun terlihat beberapa wanita muda dikarbit kedewasaannya dengan pernikahan dini dari budaya.

DSC00118

 

Anak-anak berteriak riang, saat gula-gula dari kami sudah berpindah tangan ke mereka. Tak ada lagi takut, hanya kendala bahasa yang tak biasa. Namun pada akhirnya tetap cerita kampung ini jadi kenangan yang rapi di jiwa.

Dan manusia visual untuk pun mengabadikan kisahnya…

DCIM101MEDIADJI_0019.JPG

Hidup dengan mata pencarian utama mencari ikan. Lihatlah detail kapalnya. Hampir semua traditional dan dilakukan dengan hati

DSC07628

Bentuk rumahnya

DSC07613

Dipayungi laut dan gunung 

DCIM101MEDIADJI_0023.JPG

Selalu dekat laut hidup berasal dari rahim samudra

DSC07667

Dari kecil berenang, mendayung sampan adalah bagian hidup sehari hari. Kisah mereka adalah sebuah pesan betapa kaya Indonesia

Advertisements

8 thoughts on “Cerita dari Jayabakti, suku Bajo dengan kampung terpadat di dunia

  1. Wah sepertinya kampung Bajo memang selalu padat ya. Waktu saya ke pulau Bungin di Sumbawa Barat juga diclaim sebagai kampung Bajo terpadat di dunia. Kalau liat drone shoot sih, pulau Bungin di Sumbawa Barat lebih padet he he.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s