Catatan gaya sederhana dalam Berpakaian saat Travelling

Ratusan gunung, ribuan pantai dan sisa-sisa peninggalan sejarah membaur apik di seluruh nusantara. Ada yang berlomba mendaki setiap puncaknya, menyelam di antara karang-karang indah atau berjalan santai, bercerita mengenai makna sebuah perjalanan itu sendiri sambil menyusuri apa yang ditinggalkan dari sisa sejarah.  Hari ini nusantara sedang demam travelling, hampir setiap kereta yang saya naiki dari Jakarta – Semarang tiap minggu selalu penuh dengan para pembawa ransel besar. Entah mereka mau pergi kemana. Membawa ceritanya sendiri untuk dibagi di jejaring sosial yang luar biasa, Tak terhitung media sosial yang mengunggah foto keindahan alam. Selfie dengan background pemandangan indah atau gaya berpakaian orang saat sedang travelling. Menarik untuk dibahas, tentang pakaian apa yang cocok untuk travelling, mengingat kondisi alam kita yang beragam.

Berikut sedikit catatan sederhana mengenai gaya berpakaian dalam travelling :

Gaya travelling ala-ala ( Pict by : Lukas Bayu )

Gaya travelling saya yang  ala-ala ( Pict by : Lukas Bayu )

Travelling ke alam ( Gunung )  :

 Celana outdoor

Saya bukan ahli pendakian, tetapi saya sedikit mengerti tentang pembelajaran untuk pergi ke alam, Terutama gunung. Bukan bermaksud menggurui, tetapi bepergian ke gunung dengan memakai celana jeans saya rasa kurang tepat, karena celana jeans berbahan berat dan disamping itu juga menyerap dingin. Dimana tracking pendakian yang biasanya curam tentu saja bisa menggangu aktifitas pendakian. Pakailah celana outdor yang dijual di pasaran, atau celana pendek yang memang nyaman dipakai. walau saat ini kita sering jumpai pendaki naik gunung dengan memakai  celana jeans, tetapi bersamaan dengan pengetahuan kuharap semua itu bisa berkurang.

Celana Outdoor ( pict : FJB Kaskus )

Celana Outdoor ( pict : FJB Kaskus )

Kaos :

Pakaian yang mampu menyerap keringat sangat dibutuhkan dalam aktifitas ini. Kemaja tidak disarankan, karena proses tracking biasanya membutuhkan waktu lama. Sehingga sirkulasi keringat yang tidak terserap dengan baik di kaos bisa-bisa malah menimbulkan masuk angin.

Pict : FJB Kaskus

Pict : FJB Kaskus

Jaket :

Jaket dalam aktifitas pendakian gunung adalah hal yang penting. Ibarat Seperti halnya rem dalam sebuah kendaraan. Tanpa rem sama saja mengundang bahaya, begitupun jaket gunung, tanpa mengunakan jaket sama saja kita bermain dengan resiko, hiportemia kapan saja bisa  mengintai . Jadi carilah jaket gunung yang nyaman, masalah gaya no.2 dan jangan lupa untuk pilih bahan baik dengan kualitas dan harga masuk akal.

Jaket Gunung ( Pict : Bukalapak )

Jaket Gunung ( Pict : Bukalapak )

Traveling santai happy happy ( Non Alam ):

Tidak semua travelling itu harus ke gunung atau ke pantai, kita berhak memilih apa yang memang kita suka dalam hal berjalan. Mau ke luar negeri belanja juga disebut travelling, mau menyusuri candi dan foto-foto ganteng cantik juga bisa disebut travelling. Untuk itulah saya salut dengan mereka yang sering travelling santai dan happy pergi ke wisata non alam, selain  ganteng dan cantik mereka juga enak dipandang dengan gaya berpakaian oke punya :

Sepatu :

Beberapa sepatu segala merk kini telah menyajikan bukan cuma keindahan semata. Tetapi juga rasa nyaman dipakai di kaki. Sebut saja sepatu adidas superstar dimana sepatu ini ternyata berawal dari low top basket dengan bahan penuh dengan kulit di bagian atas, dan bahan karet di bagian ujung sepatu. Konon katanya di tahun 70an hampir ¾ pemain basket menggunakan model tersebut, namun kini sepatu ini juga telah menjadi sepatu fashion dan cocok digunakan untuk travelling atau kegiatan lainnya. Dan populer lagi  dikalangan anak muda di tahun sekarang.

Adidas Superstar ( Pict : Zalora Adidas Superstar

Adidas Superstar ( Pict : Zalora Adidas Superstar)

Pakaian dan Celana :

Entah kenapa rasanya sulit bagi saya memadukan pakaian dalam travelling. Selain saya ini gag berseni dalam berpakaian, ( soalnya pakaiannya Cuma itu itu aja ) dan gag mau ribet keringat,  jadi lebih suka memilih pakaian yang sederhana dan nyaman, walau sebenarnya pakaian modis sendiri bisa meningkatkan faktor keindahan foto dalam perjalanan kita.  contohnya seperti mbak Andien dengan gayanya yang oke :

11930930_134683673558524_1868103479_n

Pict from Instagramnya Andien

12145145_495683400620272_562514371_n

Pict from Instagramnya ndien

12224191_514751725373608_1549474222_n

Pict from Instagramnya Andien

Jadi bagaimana gaya berpakaianmu saat travelling, ?? share dooong

Advertisements

40 thoughts on “Catatan gaya sederhana dalam Berpakaian saat Travelling

  1. Yang pasti baju yang kita pakai harus sesuai dengan kondisi tempat yang kita tuju, dan sesuai dengan norma-norma sekitar juga hehehe … Secara umum aku suka gaya berpakaian yang casual, dan santai. Tapi kadang-kadang kalau suasana mendukung, kadang-kadang traveling dengan baju yang agak rapian sedikit, kecuali kalau kegiatan alam lah ya. O iya, Batik is a must apalagi kalau ke luar negeri, selalu sempatkan satu hari pakai batik hahaha. Kesampaian pakai batik di kondangan di New Delhi dan nonton pertunjukkan panggung di Bangkok. Banyak yang nanyain, dan jadi identitas tersendiri kalau kita traveler dari Indonesia.

    Nice post mas 🙂

  2. Gaya travelingku biasa aja, maksudnya pake baju yang gak gaya dan itu-itu aja hahhaa. Kalo kelayapan di negara dingin buntelan di ranselnya banyak, yang gak ketinggalan jaket sama selimutnya, kalo di sini sih pakenya t-shirt & jeans aja, ato celana pendek.

  3. Bikin dong giveaway sepatu Adidasnya, Kak… *ngelunjak* :p
    Wisata santai non-alam seperti di dalam kota biasanya lebih enak mikirin bajunya… Maksudnya kalau buat cewek lebih beragam bisa mix and match nya haha.. Kalau wisata alam mah gitu-gitu aja deh bajunya, yang penting praktis dan nyaman buat kegiatan outdoor yang dimaksud, seperti trekking atau snorkeling. Kadang suka heran juga kalau liat fashion blogger wisata alam tapi bajunya heboh. 😀

    • hahahahaha vouchernya gag cukuuup kak :D, kakak aja yang bikin giveaway aku yang pertama ikut 😛

      bener kak, heran dan salut kalo ke gunung para fashion itu langsung ganti pakaian dan foto pake baju yang keren tapi mungkin agak ribet 😀

  4. karena aku seringnya keluar-masuk hutan (eh, wisata bukan itu ya), busana yang mendukung itu kaos lengan panjang (suka saja sama kaos lengan panjang :p), celana 3/4 (biar betis nggak terlalu terekspos, hahaha :D), sama sandal gunung (klo basah cepet kering).

    Kalau wisata ke tempat-tempat resmi busananya paling kaos berkerah (biar agak formal sedikit), celana bahan (klo basah cepet kering), sandal gunung dengan kaos kaki (biar terkesan seperti sepatu :p).

  5. Tadi saya traveling ke mall beli kebutuhan harian pakai celana pendek baju kaos berkerah, sandal kulit setengah butut. Eh ke mall masuk traveling gak sih, soalnya saya lama tengak-tengok di mall, 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s