Secuil Cerita Taman Laut Karimunjawa

Apa yang bisa diceritakan tentang keadaan 8 Tahun lalu. Saat media sosial tidak begitu meledak seperti sekarang. Dimana waktu menikmati alam lebih banyak dari pada mencari sudut terbaik untuk foto, kemudian kita berlomba mencari sinyal untuk upload ke media dan menunggu like atau komen yang datang.

image

Banyak yang berubah tuan, tapi ada yang tidak pernah terbeli, yaitu kenangan itu sendiri. Melamunkan khayal di pulau yang masih asri bernama Karimun Jawa.

image

Folder gambar di komputer membawa ingatanku untuk kembali kesana. Bersama Β sahabat dan 2 teman dari belanda yang baru kenal. Karimun Jawa tahun 2006/2007 tidak seperti sekarang. Jadwal Kapal masih 2 kali dalam seminggu. Sedangkan listrik juga kembang kempis. Bayangan kami mengenai pulau yang dekat ternyata tidak sama sekali, butuh 10 jam seingatku menuju kesana. Saat badai besar sukses membuat sebagian orang di kapal muntah.

Sampai disana pun kita salah besar, ternyata pulau yang indah ada di luar kepulauan utama. Bukan di karimunjawa sendiri. Jadi siap-siaplah merogoh kocek lebih dalam sesampai disana.

image

image

image

Cemara besar, Cemara kecil, Tanjung Gelam, Menjangan Besar, Menjangan Kecil, Pulau Tengah dan Pulau Cilik adalah kepulauan yang sering dikunjungi. Mereka mempunyai karakter keindahan tersendiri. Ada yang menyuguhkan hiu peliharaan. Pulau dengan karang yang indah dan sunset sekalipun. semua dapat dinikmati disana. Paket lengkap pecinta air asin.

image

Masih ingat kebodohan kita ? tidur tanpa tenda hanya beralas pasir. Tak ada makanan dan air. Hidup dari belas kasih para pecinta alam sebelah. semoga kita masih mengingatnya , cerita kacang random dan memecah kelapa tanpa alat. Kita terlalu backpaker, sampai tenda dan peralatan masak pun tak bawa. Karena disitulah latihan awal mengenai bagaimana manajemen perbekalan yang asli, lewat pengalaman. Pelajaran terbaik untuk perjalanan kita kedepan.

image

Setelah bertahun tahun berlalu apa kabar engkau Karimun Jawa, masihkah engkau asri setelah jutaan orang berkunjung dan kapal yang mengunjungimu setiap hari datang? Masihkah jiwa penduduk jauh dari komersialisme kota, dimana ATM pun dulu tidak ada disana. Dan kini dalam pernikahan temanku yang tak bisa kudatangai, lamunan itu kembali muncul. Semoga keluarga kecilku kelak bisa mencipta cerita disana. Menyapa penduduk yang mungkin sedikit lupa.

image

 

Tribute untuk lebih dari sahabat yang menjadi keluarga. Selamat menikah dokter Dedy Wicaksono. Maafkan temanmu ini yang tak mampu datang ke pernikahanmu. Semoga catatan kecil ini mengingatkan persaudaraan kita. Salam [13]. Bahagia selalu

 

Advertisements

26 thoughts on “Secuil Cerita Taman Laut Karimunjawa

  1. eh mosok aku rung nate nyebrang menyang karjaw. padahal bolak balik dolan ning pantai kartini… trus yen ning pantai kartini, sisan dolan ning benteng portugis yaaa.. hehehehe πŸ˜€

    • hahahaha aku malah durung tau neng benteng portugis jan..

      padahal bocah bocah genku jan sering mrunu, aku ae sing wegah. mending bal balan mbiyen..

      saiki kapal akeh neng KJ mbak, nek ko semarang malah mek 3 jam jare…

  2. Saya itu pengen ke sana, cuma karena budgetnya lumayan, kadang saya memilih trip ke luar pulau Jawa, wajar gak ya 😦

      • Wooo, kabarnya sekarang ada kapal Pelni yang melayani penyeberangan ke sana ya?

        Asyik nenda deh ketimbang nginep resor πŸ˜€

  3. Karimunjawa yang sering di sebut sebagai β€œThe Hidden Paradise” memang bukan isapan jempol belaka.
    Tidak bisa dipungkiri, jika dibandingkan dengan Bali, Karimunjawa punya banyak keunggulan pada sektor Wisata Alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s