Secercah Kisah Mata Pancing Di Waduk JatiLuhur

Mencintai waktu pagi adalah sesuatu yang liar, dimana selimut hatimu memaksamu untuk diam dalam ranjang yang nyenyak melanjutkan mimpimu akan malam.

Sabtu pagi, masih dalam waktu yang sama saya terbangun lebih pagi dari biasanya.untuk bergegas berangkat menjemput alam, Melemparkan pancing dan menunggu hasil tangkapan yang diberikan oleh Tuhan

image

Waduk Jatiluhur

Jatiluhur menjadi tujuan kami kali ini, jaraknya yang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta, merupakan salah satu tempat yang cukup indah untuk sekedar menyegarkan mata. mengisi ulang energi setelah bertarung dengan kepenatan sebuah rutinitas.

image

Danau yang luas dan barisan bukit kecil menyambut kedatangan kami. Macetnya Jakarta dan segala sesuatu yang serba cepat seakan hilang. kita merasa disambut oleh ramah tamah kesejukan, suara buih air dan canda tawa mengawali hari kita di danau buatan manusia.

image

Bibir danau menjadi tempat bersinggah kami. Titik awal untuk menuju keramba yang harus kita tempuh dengan perahu. Tidak begitu jauh, hanya berjarak 10 menit dari tepian danau.

image

Waduk JatiLuhur terkenal dengan Ikan Gurami, mujair dan Oscarnya yang ganas. Tetapi seperti ketetapan Tuhan yang penuh misteri. Hasil dari sebuah pancingan pun tak dapat ditebak. Terkadang banyak, bahkan sebaliknya. Meskipun begitu kita selalu belajar mengenai proses.Karena hasil bukanlah akhir,melainkan tentang bagiamana kesabaran dan keyakinan yang ada dirimu untuk menjalani sebuah ketetapan Tuhanlah yang memang harus kita pegang.

Advertisements

10 thoughts on “Secercah Kisah Mata Pancing Di Waduk JatiLuhur

  1. Woh pernah ke purwakarta toh, kalo sore coba ke bendungan ubrug yang gak jauh dari jatiluhur, asik buat nikmatin sunset.
    Kalo mau ke gunung bongkok kabari mas, siapa tau bisa nganter 😀

  2. kangen min, pertama kali ke waduk jatiluhur ditemani istri tercinta. Nah karena lihat bukit didepan waduk, akhirnya kita putuskan buat naik kesemua bukit didepan min. bukit Bongkok, Parang dan Lembu. Semoga bisa kesana lagi amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s