Tak semua daging dioalah dengan kemewahan. Karena nan jauh disana masakan daging dapat tercipta dengan makanan yang menggoda.
“Belum ke luwuk jika tidak mencicipi kaledo” begitu teman saya bilang. Kaki lembu donggala adalah kepanjangan dari makanan ini. Rasanya jangan ditanya, Daging yang besar tersaji di depan mata, ditambah sum sum yang disedot menggunakan serutan menjadikan lidah terasa dimanja. Bumbu yang sedap, ramah tamah penjual, kesederhanaan kota membuat kita merasa betah disana.
Warung makannya sederhana, dengan harganya berkisar Rp30.000 sampai Rp40.000. Cukup worth it dengan apa yang di dapat.
Daging yang disajikan bersama nasi hangat menjadikan perpaduan makanan sempurna saat anda berada di Luwuk. Kota kecil nan indah di bumi Sulawesi.
Noted :
– Kaledo yang terkenal di Luwuk berada warung makan saudara walau disana juga menjual sop konro dan kikil.
– porsi penyajian Kaledo cukup besar. Jadi usahakan makan nasi sedikit agar tidak kekenyangan dan bisa menghabiskan dagingnya yang empuk.
Saya tinggal di Palu mas. Kaledo Palu lebih maknyus, kuliner yang lain enak-enak juga.
Monggo main lagi ke Sulteng