Little Netherland, Jejak kota Lama Semarang

Tiga setengah abad kita terjajah tuan. Dengan rasa sakit dan peninggalan yang tak tahu menjadi berkah atau duka. Di sudut kota ini, dalam lamunan senja saya hanya ingin bercerita.

image

image

Semarang adalah rindu, tiap sudutnya adalah saksi. Saat jarak tak terlalu jauh dari kota kelahiran dan tempat impian untuk menghidupkan asap di dapur. Maka kota ini menjadi incaran saya ke depan untuk sebuah pilihan.

image

Berawal dari stasiun di sudut kota lama. Penghubung mimpi itu dimulai. Mengarah menuju Jakarta dan Surabaya. Lalu kembali mengisi energi disini.

image

Bunga yang berada diantara gedung tua masih saja mekar. Dia menjadi saksi antara pertemuan, perpisahan dan rindu yang terkadang tampak kejam.

image

image

Saya selalu mengamati bangunan saat menuju pulang atau kembali bekerja. Terkadang sejuta pertanyaan menyapa?

Apakah kelak aku kan dikenang, atau terbiarkan tak ternilai ?

Seperti kota lama dimana di dalamnyalah sejuta nilai berada.

image

image

Kota lama adalah kenangan yang terus hidup. Berjuta lensa menangkap keunikannya, berjuta kata menjelaskan apa itu makna. Terus dan terus sampai kita menulis, memotret dan menjaganya agar selalu ada untuk kenikmatan kecil bagi anak cucu kita.

image

image

image

image

Selamat Semarang… kau terkenang dan ramahlah kepada mimpi mimpi kami.

Advertisements

One thought on “Little Netherland, Jejak kota Lama Semarang

  1. Pingback: Catatan perjalanan 2014 dalam kata | Bukanrastaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s