Menyambut Teduhnya Telaga Remis Cirebon

Alunan nada alam terdengar sendu. Bersama rintik hujan saat siang yang seharusnya menjadi terang. Namun alam tetaplah alam, dalam rintik hujan dia masih memberi cerita, kesan hijau mendamaikan masih menjadi awal kisah, barangkali ini menarik untuk kalian baca. Telaga Remis konon tercipta dari air mata. Ketakutan anak manusia akan dosa dan luka yang pernah diperbuatnya.…

Advertisements

Omong Kosong Keindahan Pada Sisa Tambang

Selalu ada pembenaran manusia untuk melihat keindahan. Padahal perih bekas tambang itu tampak abadi. Menyakiti alam dan jelas membahayakan masa depan. Itupun bila engkau paham bagaimana nasib anak cucu kita nantinya akan lahir meratapi alam kita yang terluka. Mereka akan tumbuh dengan kenyataan bahwa alam mungkin tak lagi ramah dengan manusia. Saya masih ingat beberapa…

Go Green bareng Migo Ebike pertama di Indonesia

Alam sedang berduka. Namun pusaran manusia masih saja tak peduli dengan kebiasaan bodoh mereka. . . Minyak yang terbakar di jalanan seharusnya sudah bisa berganti menjadi kendaraan listrik penuh energi. Dan Migo semestinya bisa menjadi jawaban. Karena memeluk alam penuh cinta bukan soal teori semata, tapi bagaimana mengubah kebiasaan manusia saja. Beberapa minggu lalu setelah…

Sepenggal kisah perjalanan menuju Gigi Hiu Lampung

Kita adalah temu yang dipersatukan dalam tawa. Melengkapi kegilaan bersama. Walau akhirnya kesibukan masing-masing hanya bisa dirangkai dalam cerita. Satu Bulan sekali atau satu tahun sekali bersua. Barangkali..   Sejak Almarhum Cumi Lebay pulang. Intensitas pertemuan kita kini semakin jarang. Bagaimana tidak, para pejabat BUMN nomor wahid ini selalu dibutuhkan dalam mengambil keputusan penting tentang…